Updates from April, 2010 Toggle Comment Threads | Pintasan Keyboard

  • qmey90 7:52 pm on April 28, 2010 Permalink | Balas  

    Aneh! Tapi Juga Menarik! Bocah Enam Tahun Terlahir Memiliki 31 Jari. 


    Iklan
     
  • qmey90 8:26 pm on April 27, 2010 Permalink | Balas  

    Jejak Dari Sang Pejelajah Waktu “Time Traveller” Pada Tahun 1940an. 


    Sebuah foto pada  tahun 1940-an menunjukkan seorang pria dengan pakaian modern berada di antara  kerumunan orang-orang pada acara pembukaan kembali Jembatan South Fork di British Columbia, orang itu mengenakan kacamata hitam, modern dan memiliki kamera portabel. Tapi apakah hal ini merupakan misteri?

    Bralorne Pioneer Museum terletak di Kolumbia, Kanada merupakan salah satu museum yang menyelenggarakan pameran secara online yang disebut Pameran Virtual.
    Berikut ini salah satu foto dari galeri pameran virtual yang menjadi topik pembicaraan kita kali ini.

    Apakah Anda melihat sesuatu yang tidak pada tempatnya? Atau mungkin, dari waktu?
    Pria dengan kacamata hitam sangat modern yang mengenakan T-shirt cap dengan sweater, sambil memegang kamera portabel!

    Orang-orang pendukung teori penjelajah waktu berkata : ini adalah penjelajah waktu yang tertangkap kamera di 1940! Akhirnya, kami punya bukti!

    Tentu saja orang-orang akan beranggapan bahwa ini merupakan bukti dari orang yang melakukan penjelajah waktu. Memang, setelah kita mempertimbangkan tentang perjalanan waktu yang mengubah segalanya. Tapi sebelum itu mari kita kembali ke realita . Anda mungkin akan bertanya lagi: Apakah ini adalah bukti foto seorang penjelajah waktu? Apakah benar demikian…? Sebentar lagi saya akan menjelaskannya.
    Sebagaimana dicatat, gambar tersebut memang dipamerkan melalui website resmi untuk museum Kanada. Ini adalah bagian dari pameran yang berjudul Their Past Lives Heredari Bralorne-Pioneer, dan telah  dipamerkan ke publik sejak tahun 2004. Dan telah dipamerkan online sejak Februari tahun ini.

    Benda-benda yang dianggap mencurigakan di foto tersebut adalah : 

    1. Sweater
    2. Kacamata
    3. Kamera
    Apakah anda bertanya apa pendapat saya…?Saya akan menganggap foto itu adalah  bukti otentik, dan benar  diambil pada tahun 1940. Dan kemudian anda pasti akan mengatakan kalau itu hasil editan…? Saya berani mengatakan tidak.

    Jadi, bagaimana orang itu bisa berada di tempat itu..? Apakah dia benar-benar telah melakukan perjalanan waktu…?
    Penjelasan

    • Pakaian yang terlihat modern di foto tersebut ternyata telah ada dan dapat ditemukan pada 70 tahun yang lalu, dan digunakan sebagai style fashion sampai saat ini. Jika anda memperhatikan dengan teliti akan terlihat bahwa sebenarnya orang tersebut menggunakan pakaian yang sangat wajar di masa itu. Dia menggunakan sweater dan kaos rajutan didalamnya. 

    • Kacamata yang digunakan sebenarnya sudah ada di tahun 1940an. Dan pernah digunakan oleh artis Barbara Stanwyck dalam film “Double Indemnity” 1994.

    • Kamera portable yang di pegang sebenarnya adalah jenis kamera kodak lipat (Kodak Folding Pocket model), yang telah ada pada awal abad ke 20.

    Kisah-kisah orang yang melakukan perjalanan waktu  yang menimbulkan kontroversi seperti Andrew Carlssin yang mengaku berasal dari tahun 2256 yang banyak diberitakan di media dan internet, tetapi sepertinya anda semua harus mencari kebenaran berita tersebut di Weekly World News , saat ini juga.

    Kemudian kisah John Titor yang bagi saya sungguh diragukan kebenarannya. Anda bisa membacanya dalam artikel saya sebelumnya.

    Perjalanan waktu memang sungguh pemikiran yang luar biasa dan membutuhkan khayalan  imajinasi yang tinggi. Tapi sejauh itu, semuanya adalah fiksi dan tidak dapat dibuktikan kebenarannya.

    Anda juga akan bertanya apakah mungkin foto tersebut hasil editan photoshop…? Sekali lagi saya katakan tidak…

    Ini merupakan contoh foto editan photoshop.

    Dan bandingkan dengan foto “Sang penjelajah waktu” kita ini :

    Perhatikan lengan “sang penjelajah waktu” kita dan orang yang berada disampingnya…
    Saya rasa kalian  akan berpendapat sama dengan saya…

    Q’pedia (Gizmodo.com, Vivanews.com )

     
  • qmey90 8:07 pm on April 27, 2010 Permalink | Balas  

    Hari Yang Paling Buruk Melanda Daerah Chicago, IL USA. 


    Premonition atau sebuah pertanda akan suatu kejadian merupakan salah satu fenomena yang sering terjadi dalam hidup setiap orang. Anda seperti dituntun atau digerakkan oleh sesuatu yang secara tak sadar dan tak langsung menghindarkan anda dari suatu peristiwa malang yang bisa saja menimpa anda. Berikut ini merupakan salah satu kisah premonition yang terjadi pada keluarga di Chicago…

    Jumat 21 April , 1967 adalah hari buruk yang melanda daerah Chicago. Pada pukul 05:30 waktu setempat Badai Tornado F-4 menghantam pinggiran selatan Chicago dan terus  bergerak sampai 16 mil melalui sisi selatan Chicago sebelum melewati danau Michigan. Tornado ini  diperkirakan bergerak dengan kecepatan  leih dari 65 mph yang luar biasa cepat dari balapan kendaraan manapun. Tiga puluh tiga orang tewas. Lebih dari seribu orang luka-luka. Enam belas korban berasal dari pinggiran kota Chicago. Bangunan – bangunan  rata dengan tanah. Sebagian dari korban tewas adalah pengendara yang berada didalam mobil.

    Berikut adalah beberapa foto sejarah yang tercatat pada NOAA (National Oceanic Dan Atmosfer Administration) setelah badai Tornado menyerang Chicago.

    Ini adalah kisah dari keluarga tersebut :

    “Pada tahun 1967 saya berumur enam tahun. Ketika ayah pulang dari kerja pada hari Jumat, kami sekeluarga akan pergi untuk makan malam di sebuah restoran. Itu adalah satu-satunya hari dalam seminggu  dimana kita sekeluarga makan diluar dan satu-satunya hari berkumpul bersama keluarga “.

    “Restoran favorit ayah dan ibu adalah  restoran Sherwood Forest  yang terletak di Oak Lawn. Setelah makan malam, kami pergi ke bank sehingga ayah saya bisa mencairkan cek nya.”

    “Jumat berikutnya 21 April, seperti biasa  kami masuk ke dalam mobil dan pergi untuk makan malam. Karena perjalanan memakan waktu beberapa jam kami berangkat sore hari. Seperti biasa juga kami menuju ke restoran favotit kami, di  Sherwood Forest. Aku ingat saat itu langit sangat gelap. Namun awan gelap berada di atas kami dan hampir gelap gulita. Namun anehnya, saya ingat saat itu tak ada hujan.”
    “Sudah hampir sampai, tetapi bukannya membelok ke kiri dan memasuki tempat parkir restoran itu, tiba-tiba ayah saya berkata, “Mari kita pergi bank dulu” Itu adalah keputusan spontan.. Padahal ia tidak pernah pergi ke bank sebelum makan malam. Dia berbelok ke kanan ke jalan 95. “

    “Beberapa menit kemudian , ibu saya mendengar sesuatu dan menoleh ke belakang. Dia terkejut dan berteriak pada ayah saya, “Ada tornado di belakang kita” Ayahku menoleh di kaca spion dan melihat kendaraan sampah terbang di atasnya!.Benda gelap dan besar itu segera mendekati mobil kami! Lalu ayah membanting stir dan menginjak pedal gas. Pusaran besar itu terlihat berputar-putar mendekati ke kiri. Ibuku melompat di jok belakang dan mendorong saya ke bawah  dan menutupi aku dengan tubuhnya. Aku ingin melihat apa yang terjadi tapi dia berteriak padaku untuk tetap merunduk. Angin terdengar  kencang seperti suara kereta api. “

    “Ayah tidak tahu apakah dia mengemudi jauh dari tornado atau benar-benar telah masuk ke dalamnya. Dia melihat sebuah bangunan dengan garasi di bawah tanah. Dia mengatakan kepada ibu saya untuk membuka jendela untuk menyamakan tekanan. “

    “Mobil itu mulai gemetar. Ayah saya bilang rasanya seperti mobil itu akan diangkat dari tanah. Dia melihat ke luar jendela belakang mobil dan di kejauhan melihat pohon-pohon yang tumbuh dari tanah terbang ke langit. “

    “Beberapa saat kemudian  semuanya  selesai. Tornado telah menjauh dari kami….” .

    “Restaurant Sherwood Forest yang terkena tornado ini , hancur rata dengan tanah. Apakah  takdir yang menuntun kita dan membuat kita berbelok ke kiri ? Jika tidak kami telah tewas!”
    “Saya bertanya kepada ayah saya apa yang membuat dia memutuskan pada menit terakhir untuk pergi ke bank bukan restoran, untuk belok kanan bukan kekiri. Dia bilang dia tidak tahu … itu hanya perasaan. Dia tidak bisa menjelaskannya. Dia mengatakan mungkin itu firasat.”
    “Kami mungkin tidak akan berada di sini hari ini jika ayah tidak menentukan untuk pergi ke bank dulu. Apakah ada hal seperti ini disebut sebagai nasib atau takdir? Apakah kita memiliki tanggal  pasti yang telah ditetapkan ketika kita semua telah ditakdirkan untuk mati? Haruskah kita khawatir tentang kapan kita akan mati, dan tidak ada yang bisa kita lakukan untuk menghindarinya? “

    Kehidupan ini penuh dengan pertanda.  Jika kita didalam melakukan sesuatu  pekerjaan atau perjalanan, tiba-tiba kita merasa ragu untuk meneruskan perjalanan ,  tidak ada salahnya kita  mendengarkan suara  batin  yang ada dihati kita. 
    Jalan mana yang akan kita ambil, jalan kiri atau jalan kanan…? 
    Dengarkan kata hati anda…

    Q’pedia

     
  • qmey90 11:26 am on April 26, 2010 Permalink | Balas  

    Keajaiban Fauna Dari Amazon 


    Alam mempunyai sejuta keajaiban yang tidak dapat kita duga sebelumnya, mulai dari dunia flora hingga dunia fauna. Mungkin salah satu dari keajaiban fauna itu adalah Lintah raksasa ini.

    Dikenal dengan nama ilmiah Tyrannobdella rex, lintah ini tampak unik karena memiliki 8 gigi yang mirip taring. Lintah ini ditemukan 3 tahun lalu, dan anda tidak akan menyangka bagaimana pertama kalinya lintah ini ditemukan, yaitu dari hidung seorang gadis yang sedang mandi di sungai,OOuchh…

    Tyrannobdella Rex

    Meskipun ada lebih dari 600 spesies lintah, diduga masih banyak lagi spesies lintah yang belum ditemukan hingga saat ini. Lintah ini diduga kerabat dari jenis lainnya yaitu Dinobdella ferox, sejenis lintah dari Taiwan. Tidak seperti lintah lannya, lintah ini memiliki 1 baris gigi, terdiri dari dari 8 gigi dengan panjang kurang lebih 0.13mm. Bahkan, karena karakteristik giginya, penemunya memberikan nama mirip dengan dinosaurus karnivor terbuas pada masanya, yaitu Tyrannosaurus Rex.

    Siklus Hidup Lintah

    Lintah ini hidup dengan menghisap darah dan kebanyakan menempel di hidung inangnya. Jika lintah lain “menjatuhkan diri” saat kenyang, lintah ini akan terus menempel di hidung hingga mencapai ukuran 7 cm. Menurut wikipedia.com, tempat favorit hewan ini adalah hidung, mulut, tenggorokan, bahkan ada yang ditemukan di sistem genital mamalia. Kebayang kan bagaimana jika kalian terinfeksi lintah ini? Sayang saya tidak dapat menemukan sumber beritanya.

    Gejala

    Meskipun lintah ini disebut lintah raksasa, ukurannya tetap saja kecil. Dengan ukurannya seperti itu, hewan ini akan sulit dideteksi jika sudah menempel di hidung. Orang yang terinfeksi akan mengalami sakit kepala yang hebat.

     
  • qmey90 9:14 pm on April 25, 2010 Permalink | Balas  

    Nyata! Ada Sungai Di Dalam Laut! 


    “Cenote”. Kata “Cenote” itu berasal dari kata suku maya “D’zonot” yang berarti “sebuah lubang/gua bawah tanah yang memiliki air“. Sedangkan “Angelita” berarti “malaikat kecil”. Jadi Cenote Angelita berarti “Gua Malaikat Kecil”.

    Istilah Cenote ini digunakan untuk merujuk kepada gua/lubang yang ada di semenanjung Yucatan, Mexico. Selain Cenote Angelita, di semenanjung Yucatan, ada Cenote-Cenote lainnya, seperti Cenote Aktun Ha, Cenote Calavera, Cenote Chac Mool dan lain-lain. Formasi gua-gua ini terhubung dengan laut dan terbentuk sekitar 6.500 tahun yang lalu.


    Cenote-cenote ini memiliki sejarah sangat tua. Suku Maya biasa menggunakannya untuk bepergian ke kota lain. Namun baru pada abad ke-20 ketika penyelaman dan penjelajahan gua menjadi populer, Cenote-cenote ini kembali menarik perhatian.

    Cenote Angelita yang sedang kita bicarakan ini terletak sekitar 17 kilometer dari Tulum. Ia memiliki diameter lubang sekitar 30 meter dengan kedalaman sekitar 60 meter. Cenote ini berada di wilayah hutan lebat yang memiliki keanekaragaman flora fauna yang cukup kaya. Bahkan Jaguar juga tinggal di hutan ini.

    Karena itu sebenarnya kurang tepat kalau menyebut Cenote Angelita sebagai sungai di dasar laut. Cenote Angelita sebenarnya sebuah gua berair di tengah hutan, bukan di laut, walaupun airnya memang terhubung dengan laut.


    Jika kita menyelam ke dalam Cenote Angelita, kita akan menemukan air tawar pada kedalaman 30 meter pertama yang kemudian diikuti dengan air asin pada kedalaman 60 meter. Pada kedalaman itu juga kita bisa melihat sungai dan pohon-pohon di dasarnya.

    Nah, Sekarang saya akan membahas tiga karakteristik Cenote ini yang banyak membingungkan orang, yaitu :

    1. Mengapa air asin dan air tawar bisa tidak bercampur?
    2. Bagaimana bisa ada sungai di bawah laut?
    3. Bagaimana pohon bisa hidup di dalam air?

    Air asin dan air tawar
    Dalam deskripsinya mengenai Cenote Angelita, Anatoly Beloschin, seorang fotografer profesional mengatakan :

    “We are 30 meters deep, fresh water, then 60 meters deep – salty water and under me I see a river, island and fallen leaves..”

    “Di kedalaman 30 meter, air tawar, lalu pada kedalaman 60 meter, air asin, dan dibawah saya melihat sebuah sungai, pulau dan daun-daun yang jatuh.”


    Dari deskripsi ini, kita bisa menyimpulkan kalau air tawar berada di atas air asin. Bagaimana mungkin air asin dan air tawar tidak bercampur?

    Jawabannya adalah karena sebuah fenomena yang disebut Halocline.

    Halocline adalah sebuah zona vertikal di dalam laut dimana kadar garam berubah dengan cepat sejalan dengan perubahan kedalaman. Perubahan kadar garam ini akan mempengaruhi kepadatan air sehingga Zona ini kemudian berfungsi sebagai dinding pemisah antara air asin dan air tawar.


    Air asin memiliki kepadatan yang lebih besar dibandingkan air tawar. Ini membuat ia memiliki berat jenis yang juga lebih besar. Karena itu wajar kalau air tawar berada di atas air asin. Ketika kedua jenis air ini bertemu, ia akan membuat lapisan halocline yang berfungsi menjadi pemisah antara keduanya. Peristiwa ini tidak terjadi di semua pantai atau bagian di laut, namun cukup umum terjadi di gua-gua air yang terhubung ke laut seperti Cenote.

    Perbatasan antara air asin dan air tawar (Halocline) pada Cenote Angelita berada pada kedalaman sekitar 33 meter. Dalam kasus Cenote ini, air tawar di permukaan berasal dari air hujan.

    Jika ingin lebih jelas, kalian bisa membuat halocline sendiri di rumah. Caranya, masukkan air asin ke dalam sebuah gelas hingga setengah gelas terisi. Lalu, taruh spon di atas air. Setelah itu, tuangkan air tawar perlahan-lahan ke dalam gelas. Maka lapisan halocline akan tercipta sehingga air tawar yang masuk tidak bercampur dengan air asin yang dibawahnya.

    Fenomena air tawar yang terpisah dengan air asin sebenarnya bukan hal yang baru. 2.000 tahun yang lalu, seorang ahli geografi Roma bernama Strabo pernah menulis mengenai para penduduk Latakia, barat Siria, yang mengayuh perahunya sekitar 4 kilometer menjauhi pantai lalu menyelam dengan membawa kantung air dari kulit kambing dan mengambil air segar dari dalamnya untuk persediaan air minum bagi kota mereka. Mereka tahu persis tempat dimana air tawar berkumpul di laut. Hari ini, para penyelam juga bisa melakukan hal yang sama di banyak pantai di dunia.


    Sungai di bawah laut
    Dalam foto yang bisa kita lihat, Cenote Angelita sepertinya memiliki sungai di dasarnya. Jika benar, tentu saja akan sangat membingungkan!


    Namun sebenarnya sungai tersebut hanyalah sebuah ilusi. Deskripsi yang paling tepat untuk menyebutnya, bukan sungai, melainkan kabut/awan, karena lapisan yang terlihat seperti sungai itu adalah lapisan Hidrogen Sulfida. Lapisan ini membentuk kabut/awan tebal yang membuat ilusi sungai.

    Tidak banyak yang bisa menyelam sampai kedalaman ini karena lapisan ini terdapat di dasar Cenote Angelita, yaitu di kedalaman sekitar 60 meter.

    Lapisan Hidrogen Sulfida ini terbentuk akibat pohon-pohon atau organisme yang membusuk di dasar Cenote. Karena itu lapisan ini memiliki bau yang tidak enak, seperti telur busuk (Mungkin sebagian dari kalian juga tahu kalau kita juga mengeluarkan gas ini ketika kita buang angin). Selain karena aktifitas bakteri pembusukan, gas ini juga bisa dihasilkan oleh aktifitas gunung berapi. Dalam kadar yang tinggi, gas ini berbahaya bagi manusia karena bisa mengganggu beberapa sistem dalam tubuh manusia.

    Pohon di bawah laut

    Saya banyak mendapat pertanyaan ini dan memang Ini adalah sebuah pertanyaan yang menarik. Dari foto di atas, kita bisa melihat kalau pohon di dasar Cenote Angelita mirip dengan pohon yang ada di darat. Kita tahu kalau pohon membutuhkan sinar matahari untuk fotosintesis. Jadi bagaimana mereka bisa hidup di dasar air yang gelap dan dalam?

    Jawabannya atas pertanyaan ini sebenarnya sangat sederhana, yaitu: Tidak ada pohon yang hidup di dasar Cenote!

    Kebanyakan dari kita salah menginterpretasikan kalimat Anatoly Beloschin. Anatoly mengatakan :

    “We are 30 meters deep, fresh water, then 60 meters deep – salty water and under me I see a river, island and fallen leaves…”

    “Di kedalaman 30 meter, air tawar, lalu pada kedalaman 60 meter, air asin, dan dibawah saya melihat sebuah sungai, pulau dan daun-daun yang jatuh.”


    Ia hanya mengatakan kalau ia melihat daun-daun yang jatuh.

    Ini jelas terlihat dari foto-foto yang diambilnya kalau batang-batang pohon itu adalah pohon-pohon yang mati dan daun yang dimaksud adalah daun yang berserakan di dasar Cenote. Anatoly tidak pernah mengatakan melihat pohon hidup di dasar Cenote.

    Saya juga tidak bisa menemukan satu sumber pun yang mengatakan ada pohon hidup di dalam Cenote Angelita. Lagipula, jika memang ada pohon yang hidup, mengapa Anatoly tidak mengambil fotonya?

    Lalu pertanyaannya, darimana asalnya batang pohon dan daun-daunan tersebut?

    Jawabannya adalah karena Cenote ini terletak di tengah Hutan. Tentu wajar kalau ada batang pohon dan dedaunan yang jatuh ke dalam dasar Cenote.

    Walaupun tidak misterius (inilah sebabnya saya tidak berniat memposting ini pada awalnya), saya akui Cenote Angelita memang indah. Namun, saya rasa tempat ini cukup berbahaya. Kita tidak tahu apa yang akan kita jumpai di tempat gelap seperti itu kan?

    Mungkin kalian akan berkata kepada saya: “Brother enigma, saya adalah orang yang suka menyelam dan berpetualang. Setelah membaca tulisan ini, jiwa petualangan saya memanggil dan saya ingin pergi ke sana untuk menyelam.”

    Saya akan menjawab: “Tahukah kamu kalau tempat seperti itu berbahaya. Bukankah saya sudah mengatakan kalau ada gas hidrogen sulfida yang bau dan berpotensi bahaya.”

    “Brother, saya tidak takut dengan gas hidrogen sulfida!”

    “Tapi, gua itu dalam dan gelap, Kamu kan tidak tahu bisa berjumpa dengan makhluk apa disana.”

    “Ah, apa sih yang bisa dijumpai, paling hewan kecil yang tidak berarti.”

    Baiklah kalau begitu. Jika kalian sudah memutuskan, maka saya tidak akan menahan kalian lagi. Jadi saya ucapkan selamat menyelam!


    Kasih-kasih kabar ya…

    Q’pedia (cenoteangelita.com, whoi.edu, thefreelibrary.com, candlepowerforums.com, tecdive.ru)

     
c
Compose new post
j
Next post/Next comment
k
Previous post/Previous comment
r
Balas
e
Sunting
o
Show/Hide comments
t
Pergi ke atas
l
Go to login
h
Show/Hide help
shift + esc
Batal
%d blogger menyukai ini: